Panduan

Cara Pindah Aplikasi Catat Keuangan Tanpa Kehilangan Data

Ramlann Hamdani

Terbit · Diperbarui · 5 menit baca

Kebanyakan orang mencari cara pindah aplikasi catat keuangan setelah keputusannya sudah bulat. Padahal urutannya justru menentukan: pindah tanpa persiapan hampir selalu berarti kehilangan catatan lama, dan catatan lama itu satu-satunya pembanding yang kamu punya.

Kabar baiknya, prosesnya tidak rumit. Tujuh langkah, dan sebagian besarnya selesai dalam satu sore.

Ringkasan singkat

  • Cara pindah aplikasi catat keuangan yang aman dimulai dari mengunduh data lama, bukan dari mendaftar akun baru.
  • Pindahlah di tanggal satu supaya rekap bulan pertamamu utuh.
  • Jalankan dua alat berdampingan seminggu sebelum menutup yang lama.
  • Kalau ekspor tidak tersedia, simpan rekap bulanannya sebagai gambar, jangan tidak sama sekali.

Langkah 1: unduh data lama sebelum apa pun

Ini langkah pertama, dan yang paling sering dilewati karena terasa tidak mendesak.

Cari menu ekspor di alat lamamu, unduh seluruh riwayatnya, lalu buka berkasnya di komputer untuk memastikan isinya benar-benar terbaca. Jangan percaya bahwa datanya aman hanya karena tombolnya ada.

Kalau ekspor tidak tersedia sama sekali, simpan tangkapan layar rekap bulanannya, satu gambar per bulan. Tidak ideal, tetapi jauh lebih baik daripada kehilangan seluruh pembanding.

Langkah 2: tentukan tanggal pindah

Pilih tanggal satu, bukan tengah bulan. Rekap bulan pertamamu di tempat baru jadi utuh dan bisa dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.

Hindari juga masa tersibukmu. Kalau kamu berdagang, jangan pindah menjelang hari raya atau musim ramai, karena masa belajar alat baru selalu ada dan kamu tidak ingin masa itu jatuh di minggu paling padat penjualan.

Langkah 3 sampai 5: jalankan berdampingan

Langkah 3. Daftar di alat baru, tetapi jangan langsung menutup yang lama. Selama seminggu, catat di keduanya.

Langkah 4. Di akhir minggu, cocokkan totalnya. Kalau berbeda, cari tahu penyebabnya sekarang, bukan setelah alat lama ditutup.

Langkah 5. Pindahkan kategori favoritmu. Sebagian besar orang cuma memakai empat sampai enam kategori, jadi ini pekerjaan sepuluh menit, bukan sejam.

Mencatat dua kali selama seminggu memang merepotkan. Tapi inilah satu-satunya cara memastikan alat barunya benar-benar cocok sebelum jalan pulang ditutup.

Langkah 6 dan 7 dari cara pindah aplikasi catat keuangan

Langkah 6: masukkan saldo awal. Ini yang paling sering terlupa. Catat berapa uang yang kamu punya di hari pertama, supaya saldo di alat baru sejak awal mencerminkan keadaan sebenarnya.

Tanpa saldo awal, angka yang muncul cuma selisih, bukan posisi. Dan selisih tanpa titik awal tidak memberi tahu apa pun.

Langkah 7: tutup yang lama, tapi jangan hapus. Berhenti mencatat di sana, namun biarkan akunnya ada sampai kamu yakin, biasanya satu sampai dua bulan.

Menghapus akun lama di hari yang sama adalah penyesalan yang sering terjadi. Kalau ternyata ada data yang belum sempat diunduh, pintunya sudah tertutup.

Cara pindah aplikasi catat keuangan: yang tidak perlu ikut

Godaan terbesar saat pindah adalah memindahkan semuanya. Padahal sebagian besarnya tidak berguna.

Transaksi tahun lalu satu per satu tidak perlu dimasukkan ulang. Cukup simpan berkas ekspornya sebagai arsip, dan mulai alat baru dari saldo awal.

Kategori yang jarang kamu pakai juga tidak perlu ikut. Pindah adalah kesempatan bagus untuk memangkas daftar kategori yang terlalu panjang, yang mungkin justru salah satu penyebab kamu malas mencatat.

Anggaran lama pun sebaiknya disusun ulang, bukan disalin. Angka yang kamu tetapkan setahun lalu hampir pasti sudah tidak sesuai dengan harga sekarang maupun dengan penghasilanmu sekarang.

Pilihan alat di Indonesia sekarang cukup banyak dan hampir semuanya bisa dicoba tanpa membayar lebih dulu. BotMoni salah satunya, lewat BotMoni di WhatsApp. Kalau kamu belum memutuskan tujuannya, bahasan cara pindah aplikasi catat keuangan dimulai dari memilih menjelaskan cara membandingkan kandidat lebih dulu.

Otoritas Jasa Keuangan lewat Sikapi Uangmu menekankan bahwa catatan keuangan baru berguna kalau bisa dibaca kembali saat dibutuhkan, dan itu alasan utama data lama layak diselamatkan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah data lama bisa diimpor ke alat baru?

Tergantung penyedianya, dan banyak yang belum menyediakannya. Kalau tidak bisa, simpan saja berkas ekspornya sebagai arsip dan mulai dari saldo awal. Riwayat lama tetap bisa kamu buka di lembar kerja kapan pun.

Berapa lama sebaiknya menjalankan dua alat sekaligus?

Satu minggu cukup. Lebih lama dari itu, kamu akan lelah mencatat dua kali dan justru berhenti di keduanya.

Bagaimana kalau di tengah jalan ternyata alat barunya tidak cocok?

Kembali ke yang lama, dan itu bukan kegagalan. Justru inilah alasan alat lama tidak ditutup di hari pertama.

Apakah perlu memberi tahu pasangan atau karyawan?

Perlu, dan sebaiknya sebelum pindah, bukan sesudah. Kalau mereka ikut mencatat, mereka juga perlu waktu belajar yang sama denganmu.

Apakah perlu memberi tahu penyedia lama bahwa saya pindah?

Tidak perlu, kecuali kamu berlangganan berbayar. Kalau berlangganan, hentikan perpanjangan otomatisnya supaya tidak terus tertagih setelah kamu berhenti memakainya.

Kesimpulan

Cara pindah aplikasi catat keuangan yang aman selalu dimulai dari mengunduh data lama, bukan dari mendaftar akun baru. Setelah itu tinggal memilih tanggal satu, menjalankan dua alat berdampingan seminggu, dan memasukkan saldo awal.

Jangan menutup akun lama di hari yang sama. Beri jeda satu sampai dua bulan, karena pindah yang tenang selalu lebih murah daripada pindah yang tergesa lalu harus mengulang.

Ramlann Hamdani

Menulis untuk BotMoni tentang kebiasaan mencatat, arus kas harian, dan cara membuat rekap uang lebih mudah dipakai.

Baca berikutnya

Tulisan lain yang searah.

Coba minggu ini

Tiga puluh hari, lalu lihat angkanya sendiri.

Paket Starter gratis dan tidak butuh kartu. Cukup satu nomor WhatsApp yang sudah kamu pakai tiap hari.