Cara mengatur cicilan bulanan yang aman berdiri di atas satu angka: total semua cicilan tidak lebih dari sekitar sepertiga penghasilan bersih. Di atas itu, satu kejadian tak terduga cukup untuk membuat semuanya terlambat. Artikel ini menjelaskan cara menghitung batasnya, menata tanggal bayar, menyisihkan uangnya di hari gajian, dan memutuskan dengan tenang sebelum mengambil cicilan baru.
Panduan ini untuk kamu yang punya cicilan motor, HP, kartu kredit, atau pinjaman, dan ingin cicilan berjalan tanpa drama setiap bulan.
Ringkasan singkat
- Cara mengatur cicilan bulanan: batas sepertiga penghasilan, satu daftar, satu tanggal bayar.
- Sisihkan seluruh cicilan bulan itu di hari gajian, ke pos terpisah.
- Samakan tanggal jatuh tempo dekat tanggal gajian kalau bisa.
- Sebelum cicilan baru, hitung dulu apakah totalnya masih di bawah batas.
- Catat setiap pembayaran supaya sisa tenor selalu terlihat.
Kenapa cicilan yang "masih sanggup" bisa menumpuk
Setiap cicilan dinilai sendiri-sendiri: cicilan HP terasa kecil, cicilan motor terasa wajar, kartu kredit terasa sementara. Tidak ada yang menjumlahkannya. Saat dijumlahkan, sering sudah lebih dari separuh gaji.
OJK lewat Sikapi Uangmu menganjurkan rasio cicilan terhadap penghasilan dijaga sekitar 30 sampai 35 persen. Bukan karena di atas itu pasti gagal, melainkan karena di atas itu tidak ada ruang untuk kejadian tak terduga.
Tanda cicilan sudah terlalu berat
- Tanggal gajian terasa seperti hari membagi-bagikan uang ke pemberi pinjaman.
- Satu cicilan pernah dibayar dengan menunda cicilan lain.
- Kamu tidak tahu total sisa tenor semua cicilan.
Menghitung batas aman dalam cara mengatur cicilan bulanan
Ambil penghasilan bersih bulanan, kalikan sepertiga. Itu batas total cicilan. Gaji bersih Rp6.000.000 berarti batas cicilan sekitar Rp2.000.000 sebulan, sudah termasuk semua: motor, HP, kartu, dan pinjaman.
Kalau totalnya sudah di atas batas
Jangan menambah apa pun sampai satu cicilan selesai. Kalau ada dua cicilan kecil yang hampir lunas, percepat salah satunya dengan uang tambahan supaya totalnya turun lebih cepat.
Kalau masih di bawah batas
Sisa ruangnya bukan undangan untuk mengambil cicilan baru. Sisa ruang itu bantalan untuk bulan yang lebih berat, seperti bulan dengan pengeluaran sekolah atau hari raya.
Menata tanggal dan uangnya
Cicilan yang telat jarang karena tidak ada uang; lebih sering karena tanggalnya tersebar dan uangnya sudah terpakai.
- Buat satu daftar: nama cicilan, nominal, tanggal jatuh tempo, sisa tenor.
- Minta pemberi pinjaman menggeser tanggal jatuh tempo ke beberapa hari setelah gajian; banyak yang bersedia.
- Di hari gajian, pindahkan seluruh total cicilan bulan itu ke pos terpisah atau bayar langsung yang sudah bisa dibayar.
- Catat setiap pembayaran, sehingga sisa tenor tiap cicilan terlihat berkurang.
Dengan BotMoni, cicilan dicatat sebagai tagihan berulang dengan tanggal jatuh temponya, bot mengingatkan sebelum tanggalnya, dan setiap pembayaran masuk ke rekap. Sisa tenor tidak lagi diingat-ingat.
Sebelum mengambil cicilan baru
Cicilan baru selalu terasa masuk akal saat ditawarkan. Empat pertanyaan ini yang membedakan keputusan dari dorongan.
- Setelah cicilan ini, apakah total cicilan masih di bawah sepertiga penghasilan?
- Kalau penghasilan berhenti dua bulan, apakah dana darurat cukup untuk semua cicilan?
- Apakah barangnya masih terpakai sampai tenornya selesai?
- Berapa total yang dibayar sampai lunas, dibanding harga tunainya?
Kalau ada satu jawaban yang tidak enak, tunda. Barang yang menunggu jarang hilang; cicilan yang salah bertahan bertahun-tahun.
Contoh daftar cicilan dan batasnya
Gaji bersih Rp6.000.000, batas cicilan sekitar Rp2.000.000.
- Cicilan motor: Rp850.000, tanggal 5, sisa 14 bulan.
- Cicilan HP: Rp350.000, tanggal 12, sisa 4 bulan.
- Kartu kredit: Rp600.000, tanggal 20, sisa tergantung pemakaian.
Total Rp1.800.000, masih di bawah batas, tetapi ruangnya tinggal Rp200.000. Cicilan HP selesai empat bulan lagi; sampai saat itu tidak ada cicilan baru, dan setelah itu ruang Rp550.000 dijadikan tabungan, bukan cicilan berikutnya. Daftar sesederhana ini yang membuat tawaran cicilan baru mudah ditolak.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah cara mengatur cicilan bulanan ini termasuk cicilan rumah?
Termasuk. Cicilan rumah biasanya yang terbesar, jadi rasio sepertiga sering sudah terpakai olehnya. Itu berarti cicilan lain harus sangat kecil atau tidak ada.
Lebih baik melunasi cicilan lebih cepat atau menabung?
Kalau bunganya tinggi, seperti kartu kredit dan pinjaman daring, percepat. Kalau bunganya rendah, bangun dana darurat dulu sampai satu bulan pengeluaran, baru percepat.
Bagaimana kalau tanggal jatuh tempo tidak bisa digeser?
Sisihkan uangnya di hari gajian ke pos terpisah, dan pasang pengingat tiga hari sebelum tanggalnya. Uang yang sudah dipisahkan tidak akan terpakai.
Cicilan tanpa bunga apakah tetap dihitung dalam batas?
Tetap. Batasnya soal ruang di penghasilan bulanan, bukan soal bunga. Cicilan tanpa bunga tetap mengurangi ruang untuk kejadian tak terduga.
Kesimpulan
Cara mengatur cicilan bulanan adalah soal satu angka batas, satu daftar, dan uang yang disisihkan di hari gajian. Begitu ketiganya ada, cicilan berjalan sendiri, dan keputusan tentang cicilan baru bisa diambil dengan tenang. Mulai dengan cara mengatur cicilan bulanan lewat daftar tagihan dan pengingat di WhatsApp. Anjuran rasio cicilan dari OJK ada di Sikapi Uangmu, dan cara bot mengingatkan tagihan dijelaskan di FAQ BotMoni.
Menulis untuk BotMoni tentang kebiasaan mencatat, arus kas harian, dan cara membuat rekap uang lebih mudah dipakai.