Kalau kamu sering patungan makan lalu repot menagih satu per satu, pertanyaan apa itu split bill Shopee kemungkinan besar muncul dari situ. Fitur ini ada di aplikasi ShopeePay, dan intinya membagi satu tagihan ke beberapa orang tanpa kamu hitung manual.
Yang menarik, pembagiannya bisa dimulai dari foto struk. Aplikasinya memindai isinya, lalu kamu tinggal menentukan siapa membayar apa.
Ringkasan singkat
- Apa itu split bill Shopee: fitur di aplikasi ShopeePay untuk membagi satu tagihan ke beberapa orang.
- Pembagian bisa dimulai dari foto struk, dibagi rata, atau diatur per orang sesuai pesanannya.
- Setelah terbentuk, pembagiannya masih bisa diubah sebelum ditandai lunas.
- Fitur ini menagih ke teman, tetapi tidak mencatat pengeluaranmu sendiri.
Cara kerjanya secara umum
Alurnya kurang lebih begini. Kamu buka menu Split Bill di aplikasi ShopeePay, pilih buat baru, lalu foto struk atau nota belanjanya.
Setelah proses pindai selesai, isinya muncul sebagai daftar. Kamu bisa memeriksa dan mengubah pembagiannya kalau ada yang tidak terbaca dengan benar.
Berikutnya kamu memilih anggota, dari kontak atau ditambahkan manual. Tiap item bisa ditempelkan ke orang tertentu, atau seluruh tagihan dibagi rata kalau memang lebih praktis.
Terakhir kamu memilih tujuan pembayaran, lalu mengirim tagihannya ke anggota. Saat ada yang sudah membayar, kamu menandainya sebagai lunas.
Kalau ternyata ada yang salah, pembagian yang sudah terbentuk masih bisa disunting. Menu dan namanya bisa berubah sewaktu-waktu, jadi paling aman memeriksa langsung di Pusat Bantuan Shopee saat kamu memakainya.
Apa itu split bill Shopee kalau pesan makanan bareng
Untuk pesan makanan bersama, ada jalur lain yang sering lebih praktis: pesanan grup. Beberapa orang memasukkan pesanan ke satu keranjang yang sama, lalu tagihannya dibagi.
Bedanya dengan membagi struk setelah makan cukup jelas. Pesanan grup membagi sejak awal, sementara split bill dari struk membagi setelah semuanya terlanjur dibayar satu orang.
Kalau kamu yang sering ditalangi lebih dulu, jalur pesanan grup biasanya mengurangi drama menagih di belakang.
Batas yang perlu diketahui sebelum mengandalkannya
Ada beberapa hal yang wajar diperhatikan:
- Semua anggota perlu memakai aplikasi yang sama supaya penagihannya jalan.
- Hasil pindai struk tidak selalu sempurna, terutama untuk struk pudar atau tulisan tangan.
- Menandai lunas dilakukan manual, jadi tetap butuh kejujuran dan sedikit kedisiplinan.
- Fiturnya bisa berubah, ditambah, atau dipindahkan menunya kapan saja.
Poin terakhir bukan keluhan. Semua aplikasi dompet digital berubah, dan itu alasan yang cukup untuk tidak menaruh seluruh catatan keuanganmu di satu fitur bawaan.
Kapan fitur bawaan cukup, kapan tidak
Untuk patungan sesekali dengan teman yang aplikasinya sama, fitur bawaan sudah lebih dari cukup. Tidak ada gunanya mencari alat lain.
Ceritanya berbeda kalau patungannya rutin, misalnya makan siang kantor tiap hari atau iuran kos bulanan. Di situ yang kamu butuhkan bukan cuma pembagian, melainkan riwayat: siapa yang sering telat, berapa total talanganmu bulan ini, dan apakah semuanya sudah kembali.
Riwayat seperti itu tidak tersimpan rapi di fitur pembagian tagihan mana pun, karena memang bukan tugasnya.
Satu hal yang tidak dikerjakannya
Ini bagian yang sering terlewat. Membagi tagihan dan mencatat pengeluaran adalah dua pekerjaan berbeda.
Setelah semua teman membayar bagiannya, kamu tetap mengeluarkan uang untuk porsimu sendiri. Angka itu perlu masuk ke catatan keuanganmu, kalau tidak, pengeluaran bulananmu akan terlihat lebih kecil dari kenyataan.
Kesalahan yang paling sering terjadi justru sebaliknya: seluruh total struk dicatat sebagai pengeluaranmu, padahal sebagian besarnya uang teman yang lewat rekeningmu. Dua-duanya membuat rekap bulanan meleset.
Yang benar cuma satu, yaitu mencatat porsimu saja. Sisanya bukan pengeluaran, melainkan uang titipan yang kebetulan mampir.
Mencatatnya bisa sesingkat mengetik "makan bareng porsi aku 45rb" lewat BotMoni di WhatsApp. Kalau kamu ingin membandingkan cara membaginya, bahasan apa itu split bill Shopee dibanding hitung manual membahas sisi pencatatannya.
Otoritas Jasa Keuangan lewat Sikapi Uangmu mengingatkan agar pemakaian dompet digital tetap disertai pencatatan sendiri, karena riwayat di aplikasi hanya memuat transaksi yang lewat aplikasi itu.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu split bill Shopee, apakah sama dengan transfer biasa?
Tidak sama. Transfer biasa hanya memindahkan uang, sedangkan split bill menghitung pembagiannya, mengirim tagihan ke tiap orang, dan mencatat siapa yang sudah membayar.
Apakah teman saya harus punya aplikasinya juga?
Untuk alur penagihan dan penandaan lunas, ya. Kalau ada teman yang tidak memakainya, cara paling praktis adalah menghitung bagiannya lalu meminta transfer manual.
Apakah ada biaya untuk memakai fitur ini?
Membagi tagihannya sendiri tidak dikenai biaya. Yang perlu diperiksa adalah biaya pada metode pembayaran atau penarikan dana yang kamu pilih, karena itu terpisah dari fiturnya.
Bagaimana kalau hasil pindai struknya salah?
Perbaiki manual sebelum dikirim. Selalu periksa total akhirnya dengan struk asli, terutama kalau ada pajak dan biaya layanan yang tidak selalu terbaca rapi.
Kesimpulan
Apa itu split bill Shopee jawabannya sederhana: alat untuk membagi satu tagihan ke beberapa orang tanpa hitung manual, dimulai dari foto struk. Untuk urusan menagih teman, fitur seperti ini memang menghemat banyak kerepotan.
Yang perlu diingat, membagi tagihan bukan mencatat keuangan. Setelah pembagian beres, catat porsimu sendiri supaya rekap bulananmu memperlihatkan pengeluaran yang sebenarnya, bukan total struk yang sebagian besarnya uang orang lain.
Menulis untuk BotMoni tentang kebiasaan mencatat, arus kas harian, dan cara membuat rekap uang lebih mudah dipakai.